Kamis, 23 Agustus 2007

Ansor Kajen Gelar Bakti Sosial di Pesantren

Pekalongan, Santri An Nur Slawi - Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN), Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, menggelar bakti sosial di Pondok Pesantren Fathul Huda Desa Sinangohprendeng Kecamatan Kajen.

Menurut Ketua PAC GP Ansor Kajen Abdul Muid, bakti sosial ini merupakan realisasi dari program “Gerakan Peduli Pesantren” yang digalang oleh GP Ansor dan Banser (Barisan Ansor Serbaguna) Kajen.

Ansor Kajen Gelar Bakti Sosial di Pesantren (Sumber Gambar : Nu Online)
Ansor Kajen Gelar Bakti Sosial di Pesantren (Sumber Gambar : Nu Online)

Ansor Kajen Gelar Bakti Sosial di Pesantren

Jumat (21/10) kemarin, berlangsung serah terima sejumlah bantuan berupa buku, alat tulis, serta seperangkat alat dan bahan pengecatan. Pengecatan sendiri dikerjakan secara bersama-sama personel Banser dan santri pondok pesantren.

Ia menambahkan bahwa peringatan HSN diharapkan menjadi momentum untuk memberikan perhatian lebih kepada para santri dan pondok pesantren, juga mengingatkan Negara untuk peduli terhadap pengembangan pesantren dan para santri.

Santri An Nur Slawi

Sementara itu, KH Ahmad Minanul Aziz selaku pengasuh Pondok Pesantren Fathul Huda mengapresiasi program bakti sosial dari PAC GP Ansor Kajen sebagai wujud perhatian terhadap santri dan dunia pesantren. Atas nama Pesantren Fathul Huda, ia menyampaikan terima kasih. (Alim Mustofa/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Santri An Nur Slawi

Santri An Nur Slawi Daerah, Sholawat, AlaSantri Santri An Nur Slawi

Selasa, 21 Agustus 2007

Hadapi MEA, Jokowi: Siapkan SDM, Stop Ekspor Mentah

Surabaya, Santri An Nur Slawi. Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo mengatakan, saat ini antara satu negara dengan negara lain seperti tanpa batas. Hal itu sudah terjadi di Eropa. Kawasan ASEAN, akan diberlakukan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) pada akhir Desember tahun ini.

Hadapi MEA, Jokowi: Siapkan SDM, Stop Ekspor Mentah (Sumber Gambar : Nu Online)
Hadapi MEA, Jokowi: Siapkan SDM, Stop Ekspor Mentah (Sumber Gambar : Nu Online)

Hadapi MEA, Jokowi: Siapkan SDM, Stop Ekspor Mentah

Ia menyampaikan hal itu pada Puncak Harlah Ke-55 PMII di Masjid Nasional Al-Akbar, Surabaya,  Jawa Timur, Jumat malam (17/4) dengan tema “Pembela bangsa, Penegak Agama”.

Dengan keadaan batas-batas negara yang seperti itu, dia menyampaikan tantangan yang akan dihadapi Indonesia ke depan. Di antaranya akan menyebabkan lalu-lalang ekonomi yang tanpa batas juga.

Santri An Nur Slawi

Oleh karena itu, presiden yang biasa disapa Jokowi tersebut, memaparkan apa yang akan dilakukan pemerintah untuk menghadapi situasa semacam itu. Pertama ia menyebut perbaikan dalam dunia pendidikan.

Saat ini, menurut dia, fasilitas pendidikan dari dasar sampai Perguruan Tinggi masih sangat kurang. “Maka ke depan, jika dulu ada SD Inpres, maka saya akan bikin SMK Inpres, baik umum maupun agama,” katanya di hadapan belasan ribu kader PMII.

Santri An Nur Slawi

Kualitas dunia pendidikan, kata dia, penting untuk ditingkatkan karena ke depan yang akan terjadi adalah pertarungan kualitas sumber daya manusia (SDM), bukan sumber daya alam. “Kita lihat coba, Singapur punya apa? Korea punya apa? Jepang punya apa? Kita melimpah ruah. Tapi kita bisa apa denga itu?” tanyanya.

Karena SDM yang tidak mumpuni, Jokowi menyebut Indonesia pernah merasakan pahitnya. Pada tahun 1970an minyak Indonesia melimpah, tapi kesempatan itu hilang dan tidak bisa membuat kita itu lebih baik. Pada tahun 1980an, Indonesia terkenal kaya dengan beragam kayu. Kemudian ditebang tanpa memikirkan industri hilirnya.

Kekeliruan itu terus diulang dan diulang lagi seperti batubara, minyak mentah dan kekayaan lain yang sangat besar itu diekspor mentahan, kemudian diolah negara lain, lalu negara kita membelinya lagi.Menurut dia, hal itu adalah kekalahan bangsa Indonesia.

“Kenapa itu tidak kita kunci? kita miliki? Kalau kamu buat industri, buat di sini, akan ada keuntungan untuk di sini. Kita akan stop satu per satu ekspor batubara, nikel. Hilirisasi ada di Indonesia, kita bikin di sini,” tegasnya.

Ia melanjutka, pekerjaan pemerintah Indonesia adalah menangani pengangguran yang besar. Itulah kenapa bahan mentah itu mesti diolah di Indonesia karena ingin membuka lapangan tenaga kerja di Indonesia.

Namun, menurut dia, untuk mengubah itu harus mengalami transisi yang tidak mudah, tidak bisa cepat, dan tidak semua menerima.

Jokowi juga menyebut bahwa antara satu negara dengan negara lain yang seperti tanpa batas tersebut akan menyebabkan lalu-lalang ideologi seperti radikalisme agama. Menurut dia, tidak ada kompromi untuk mereka.

Di ujung pidatonya, ia menyebut Indonesia dalam keadaan “darurat narkoba”. Karena itulah ia membarikan sanksi seberat-beratnya bagi gembong barang haram tersebut dengan hukuman mati. Ia tetap kukuh melakukan itu meski banyak negara protes ketika warga negaranya tersangkut narkoba di Indonesia. (Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Santri An Nur Slawi Pendidikan, Amalan Santri An Nur Slawi

Kamis, 16 Agustus 2007

Menaker: Gubernur Wajib Tetapkan UMP 2018

Jakarta, Santri An Nur Slawi. Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dakhiri mengatakan penetapan upah minimun provinsi (UMP) 2018  menjadi kewenangan Gubernur dan harus berdasarkan pada Peraturan Pemerintah (PP) No.78 tahun 2015 tentang Pengupahan.

Hal tersebut tercantum dalam Surat Edaran (SE)   Menteri Ketenagakerjaan  tanggal 13 Oktober 2017, dengan Nomor B.337/M.NAKER/PHIJSK-UPAH/X/2017 tentang Penyampaian Data Tingkat Inflasi Nasional dan Pertumbuhan Produk Domestik Bruto Tahun 2017.

Menaker: Gubernur Wajib Tetapkan UMP 2018 (Sumber Gambar : Nu Online)
Menaker: Gubernur Wajib Tetapkan UMP 2018 (Sumber Gambar : Nu Online)

Menaker: Gubernur Wajib Tetapkan UMP 2018

“Jadi bukan saya yang menetapkan besaran kenaikannya.  Yang menetapkan UMP- nya itu kan Gubernur sesuai dengan kewenangannya. Datanya itu berasal dari BPS. Itulah yang saya informasikan melalui surat edaran,“ kata Menaker Hanif usai memberikan sambutan pada simposium Pendidikan Vokasi (Kejuruan) Sistem Ganda yang Berorientasi pada Praktik-Peluang bagi Indonesia di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (31/10).

          

Santri An Nur Slawi

Hanif mengatakan aturan soal pengupahan yang tertuang dalam  PP 78 sudah mempertimbangkan banyak kepentingan. Dari sisi para pekerja agar upahnya bisa naik setiap tahun. Jadi ada kepastian mengenai kenaikan upah.

          

“Kemudian kepentingan dari dunia usaha bahwa kenaikan upah itu harus predictable. Karena kalau tidak predictable tiba-tiba bisa melejit sehingga mengguncangkan dunia usaha dan berdampak kepada tenaga kerja juga," kata Hanif.

Santri An Nur Slawi

          

Selain itu, kata Hanif peraturan pengupahan juga mempertimbangkan kepentingan calon pekerja. Mereka yang masih menganggur butuh pekerjaan. Jadi jangan sampai yang sudah bekerja menghambat mereka yang belum bekerja. Apalagi di tengah situasi ekonomi sekarang.

 

“Yang pasti kenaikan UMP telah memperhitungkan semua kepentingan. Kalau hitung-hitung sendiri, kalian juga kalau disuruh ngitung pasti minta lebih. Menuntut boleh saja, tapi kita tetap mempertimbangkan banyak kepentingan, termasuk dari  dari para pekerja yang ingin agar  naik upahnya setiap tahun," kata Hanif.

 

Dalam SE Menteri Ketenagakerjaan  tanggal 13 Oktober 2017, dengan Nomor B.337/M.NAKER/PHIJSK-UPAH/X/2017 tentang Penyampaian Data Tingkat Inflasi Nasional dan Pertumbuhan Produk Domestik Bruto Tahun 2017, disebutkan bahwa Gubernur wajib menetapkan UMP tahun 2018.

          

UMP tahun 2018 ditetapkan dan diumumkan secara serentak pada tanggal 1 November 2017. Dalam SE tersebut, kenaikan UMP 2018 dihitung berdasarkan data inflasi nasional dan pertumbuhan ekonomi nasional (pertumbuhan Produk Domestik Bruto) yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS). (Red: Kendi Setiawan)

Dari Nu Online: nu.or.id

Santri An Nur Slawi Sejarah, Berita Santri An Nur Slawi