Senin, 25 April 2011

Website di Lingkungan NU Bakal Disenergikan

Jakarta, Santri An Nur Slawi

Luar biasa. Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-82 Nahdlatul Ulama (NU) tahun ini, rupanya sungguh menjadi momentum penting bagi upaya mempersatukan kembali kekuatan NU di segala bidang. Tak hanya di dunia nyata, melainkan juga di dunia maya.



Website di Lingkungan NU Bakal Disenergikan (Sumber Gambar : Nu Online)
Website di Lingkungan NU Bakal Disenergikan (Sumber Gambar : Nu Online)

Website di Lingkungan NU Bakal Disenergikan

Seluruh website yang ada di lingkungan NU bakal disinergikan pengelolaannya, antara lain, Santri An Nur Slawi (Situs Resmi PBNU), Ansor Online (Pengurus Pusat Gerakan Pemuda Ansor), Cyber PMII (Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) IPSantri An Nur Slawi (Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar NU) dan lain-lain.

Hal tersebut merupakan kesepakatan hasil pertemuan sejumlah pemimpin redaksi dan pengelola website di lingkungan NU yang diprakarsai Fraksi Kebangkitan Bangsa DPR RI, di Senayan, Jakarta, (29/1) kemarin.

Santri An Nur Slawi

Ketua FKB DPR RI, Effendi Choirie, mengatakan, upaya mensinergikan pengelolaan website di lingkungan NU tersebut dilakukan untuk menjadikan media dunia maya itu sebagai sebuah kekuatan yang solid. “FKB memprakarsai pertemuan ini untuk membangun kekuatan umat ke depan sebagai ormas terbesar,” ujarnya.

Dengan demikian, diharapkan, di masa mendatang, terjalin hubungan saling mendukung perjuangan NU sebagai organisasi Islam terbesar di Indonesia. Selain itu, untuk mengembangkan paham Islam rahmatan lil alamin dan prinsip-prinsip keadilan, kemanusiaan dan demokrasi melalui media massa.

Santri An Nur Slawi

Pemimpin Redaksi Santri An Nur Slawi, Mun’im DZ, mengungkapkan perkembangan media yang dipimpinnya. ”Dalam beberapa tahun terakhir, Santri An Nur Slawi dikunjungi ratusan ribu orang di seluruh dunia. Bahkan, sudah mencapai 15 negara. Warga NU sendiri, sudah ada yang mengakses hingga tingkat ranting NU (kecamatan),” terangnya.

Hernoe, pengelola Ansor Online, mendukung gagasan dan usulan Effendi Choirie yang ingin mensinergikan kekuatan website di lingkungan NU sehingga menjadi ujung tombak pubikasi warga NU. “Ini penting juga untuk kemajuan Ansor ke depan,” ujar Idham. (gpa/rif)Dari Nu Online: nu.or.id

Santri An Nur Slawi Kiai, Bahtsul Masail Santri An Nur Slawi

Senin, 11 April 2011

Sinta Nuriyah Ceritakan Persahabatan Gus Dur dengan Gus Mus

Semarang, Santri An Nur Slawi. Istri Alm. KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) Hj Sinta Nuriyah berharap Rais Am PBNU KH Mustofa Bisri (Gus Mus) selalu istiqomah menjaga, merawat dan mendampingi umat.

Hal itu disampaikannya pada saat memberikan testimoni pada acara Selametan 70 tahun Gus Mus di Balairung Universitas PGRI Semarang, Sabtu malam (6/9).

Sinta Nuriyah Ceritakan Persahabatan Gus Dur dengan Gus Mus (Sumber Gambar : Nu Online)
Sinta Nuriyah Ceritakan Persahabatan Gus Dur dengan Gus Mus (Sumber Gambar : Nu Online)

Sinta Nuriyah Ceritakan Persahabatan Gus Dur dengan Gus Mus

"Saya berharap Gus Mus selalu Istiqomah menjaga ummat sebagaimana yang diharapkan Gus Dur. Jangan sia-siakan. Apalagi sebelum wafat,  Gus Dur menitipkan NU kepada Gus Mus," ujarnya.

Pada kesempatan itu, Sinta Nuriyah menceritakan persahabatan Gus Mus dengan suaminya. Dituturkan, persahabatan kedua sahabat ini sangat akrab sejak sama-sama kuliah di universitas Al  Azhar Kairo.

Santri An Nur Slawi

"Persahabatannya sangat erat sekali,hingga segala kebutuhan Gus Dur itu ditanggung Gus Mus. Karena Gus Dur itu memang tidak punya dompet (uang)," ujarnya yang disambut senyum hadirin.

Santri An Nur Slawi

Sangking eratnya, persahabatan kedua tokoh umat inipun masih terjalin dengan keluarga dan anak-anaknya. Bahkan, setiap ada hal  yang harus dicarikan solusi selalu mengkonsultasikan kepada pengasuh pesantren Raudhatut thalibin Leteh Rembang ini.

"Termasuk anak-anak saya memanggil beliau  dengan panggilan Om Mus sampai  sekarang. Ini saking akrabnya diantara kita,"kata istri cucu KH.Hasyim Asyari yang hadir didamping putrinya Yenny Wahid. (Qomarul Adib/Anam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Santri An Nur Slawi Ubudiyah, Nahdlatul, Hikmah Santri An Nur Slawi