Senin, 25 November 2013

Anggota Koperasi Nahdliyin Jepara Gelar Halal Bihalal

Jakarta, Santri An Nur Slawi. Asosiasi Koperasi Syariah Warga Nahdlatul Ulama (Askowanu) Jepara mengadakan pertemuan Halal Bihalal di gedung PCNU Jepara jalan Pemuda nomor 51, Sabtu (25/7) pagi. Silaturahmi yang melibatkan 12 BMT NU ini dihadiri Bupati Jepara, Dinas Koperasi UMKM dan Pengelolaan Pasar Jepara, PCNU Jepara, dan tokoh agama setempat.

Ketua Askowanu Sukardi mengatakan, kegiatan untuk saling maaf-memaafkan juga saling ta’aruf antar-BMT yang tergabung dalam Askowanu. “Sehingga BMT yang tergabung dalam Askowanu saling bersinergi,” tuturnya.

Anggota Koperasi Nahdliyin Jepara Gelar Halal Bihalal (Sumber Gambar : Nu Online)
Anggota Koperasi Nahdliyin Jepara Gelar Halal Bihalal (Sumber Gambar : Nu Online)

Anggota Koperasi Nahdliyin Jepara Gelar Halal Bihalal

Sukardi menambahkan, dalam waktu dekat pihaknya akan meluncurkan produk baru yaitu simpanan Askowanu, simpanan yang bisa diakses di semua BMT yang bergabung di Askowanu. Kecuali itu, mereka juga akan membentuk koperasi sekunder warga NU Jepara.

Santri An Nur Slawi

Ketua PCNU Jepara H Asyhari Syamsuri memberikan apresiasi kegiatan tersebut. “Halal Bihalal sebagai perwujudan dari hablun minannas, saling memaafkan antarsesama,” kata H Asyari.

Sementara KH Adib Fatah yang diminta menyampaikan taushiyah berpesan kepada hadirin untuk mempertahankan tradisi Halal Bihalal. Karena, tradisi ini merupakan budaya asli Nusantara. Dengan Halal Bihalal, lanjutnya, tali persaudaraan antarsesama semakin terjalin.

Santri An Nur Slawi

“Banyak orang di akhirat nanti merasa rugi karena terlalu menyombongkan dirinya atas amaliyahnya ketika di dunia. Itu karena mereka lupa akan ibadah yang berhubungan dengan manusia yaitu minta maaf dan tolong-menolong. Maka BMT harus punya peran penting dalammemberikan pemanfaatan yang berarti khususnya terhadap warga NU,” imbuh Kiai Adib. (Red Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Santri An Nur Slawi Warta Santri An Nur Slawi

Sabtu, 23 November 2013

Al-Asyariyah Menang Tipis atas Darussalam

Bantul, Santri An Nur Slawi

Kesebelasan Pondok Pesantren Al-Asyariyah berhasil menundukkan kesebelasan Pondok Pesantren Darussalam pada Liga Santri Nusantara 2016 dalam pertandingan sepakbola 8 besar seri nasional, Jumat (28/10) malam. Gol diciptakan M Raply pada menit ke-62.

Al-Asyariyah Menang Tipis atas Darussalam (Sumber Gambar : Nu Online)
Al-Asyariyah Menang Tipis atas Darussalam (Sumber Gambar : Nu Online)

Al-Asyariyah Menang Tipis atas Darussalam

Sampai peluit panjang ditiup wasit Haryadi, kedudukan tetap 1-0 atas keunggulan Al-Asyariyah dalam pertandingan berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, Yogyakarta itu.

Sejak awal pertandingan, dua kesebelasan bermain cepat dan keras. Beberapa kartu kuning terpaksa dikeluarkan wasit untuk pemain yang melakukan pelanggaran keras. Affan nomor punggung 9 dari Darussalam mendapat kartu kuning pertama pada menit ke-9.

Santri An Nur Slawi

Sementara dari Al-Asyariyah mendapat kartu kuning pada menit ke-8 atas nama Al-Hamra H. Menit ke-40, M Raply mendapat hal serupa. Lalu pada menit ke-68 Al-Hamra kembali diganjar kartu kuning sehingga ia harus keluar lapangan karena akumulasi kartu.

Dengan demikian, Al-Asyariyah maju ke babak selanjutnnya, semifinal esok hari di stadion yang sama, siang hari Sabtu (29/10). (Abdullah Alawi)

Santri An Nur Slawi

Dari Nu Online: nu.or.id

Santri An Nur Slawi Ahlussunnah, Hadits Santri An Nur Slawi

Sabtu, 02 November 2013

Pergelaran Tabuik Pariaman Tandai 1 Muharram

Pariaman, Santri An Nur Slawi. Pergelaran budaya Tabuik Pariaman dimulai Sabtu (25/10) ini bertepatan dengan 1 Muharram 1436 Hijriah. Pergelaran tradisi budaya Tabuik tersebut dimulai dengan ritual maambiak tanah (mengambil tanah).

Wakil Wali Kota Pariaman Genius Umar kepada wartawan, Jumat (24/10) di Balaikota Pariaman menyebutkan, selain dimulainya prosesi maambiak tanah, peringatan 1 Muharram juga diselenggarakan pawai dan dzikir bersama.

Pergelaran Tabuik Pariaman Tandai 1 Muharram (Sumber Gambar : Nu Online)
Pergelaran Tabuik Pariaman Tandai 1 Muharram (Sumber Gambar : Nu Online)

Pergelaran Tabuik Pariaman Tandai 1 Muharram

"Sedangkan puncak acara Tabuik akan berlangsung pada Ahad (9/11). Tahun ini prosesi Tabuik berlangsung hingga 16 hari. Karena puncak pergelaran Tabuik berlangsung pada hari Minggu,” kata Genius didampingi Ketua Bappeda Kota Pariaman Yaminu Rizal,  dan Kabag Humas Pemko Pariaman Hendri.

Santri An Nur Slawi

Selama prosesi Tabuik tersebut berlangsung, kata dia, Pemerintahan Kota Pariaman menggelar berbagai agenda kesenian dan pertunjukan yang berasal dari berbagai daerah, baik di Propinsi Sumatera Barat maupun di luar Sumatera Barat.  

Santri An Nur Slawi

Pergelaran Tabuik sendiri merupakan perayaan atas peristiwa wafatnya cucu Nabi Muhammad Saw, Sayyidina Husein bin Ali yang gugur dalam peperangan dengan pasukan Ubaidillah bin Zaid di padang Karbala, Irak pada 10 Muharam 61 Hijrah (681 Masehi).

Pada mulanya pergelaran Tabuik berlangsung setiap 1 hingga 10 Muharram. Namun belakangan, puncak pergelaran Tabuik selalu dilaksanakan pada hari Minggu sehingga mampu menyedot banyak pengunjung datang ke Kota Pariaman.

Bagi masyarakat Kota Pariaman dan Kabupaten Padangpariaman (yang disebut juga masyarakat Piaman), bulan Muharram disebut juga bulan Tabuik. Sehingga dalam kalender Piaman, perhitungan bulan dimulai dengan bulan Tabuik.

Dikatakan Genius Umar, diantara paket seni yang akan tampil dari Sanggar Darak Badarak (Kota Pariaman), Sanggar Binuang Sati (Tandikek, Padangpariaman), Sanggar Carano (Lubuk Alung, Padangpariaman), Dendang Taman Budaya (Padang), Must Muda (Propinsi Jambi), paket seni Kabupaten Dharmasraya, Medan, Pekanbaru dan paket seni Bengkulu.

"Artinya, selama dua minggu Kota Pariaman menyelenggarakan pesta budaya yang setiap malamnya ada pertunjukkan kesenian. Kita berharap masyarakat dan wisatawan bisa menikmati pertunjukkan kesenian tersebut," tutur Genius Umar.

Ditambahkan Genius, pada puncak pergelaran Tabuik, bakal dihadiri Duta Besar Iran, pejabat dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, pejabat dari Kementerian Kelautan dan Perikanan. "Melalui peran media dan wartawan, kita harapkan pergelaran Tabuik ini lebih meriah dibanding sebelumnya," kata Genius optimis.

Kabid Destinasi Dinas Pariwisata Kota Pariaman Zamzamil menyebutkan, untuk menampung pengunjung yang datang ke Pariaman selama Tabuik berlangsung, sejak April 2014 lalu sudah mulai disiapkan rumah-rumah penduduk menjadi homestay. Hingga sekarang sudah ada 23 rumah dengan kapasitas 41 kamar yang siap menampung wisatawan yang menginap di Pariaman. Sebanyak 6 kamar diantaranya memiliki ruangan AC.

"Tarif yang dipatok hanya Rp 100.000 per kamar. Prioritas pertama yang akan kita tawarkan homestay ini adalah rombongan kesenian yang berasal dari luar Kota Pariaman dan Kabupaten Padangpariaman. Sisanya kita berharap sudah bisa menampung pengunjungi lainnya," kata Zamzamil. (Armaidi Tanjung/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Santri An Nur Slawi AlaSantri Santri An Nur Slawi

Jumat, 01 November 2013

Marching Band MA NU Nurulhuda Tampil di Upacara Kecamatan

Garut,Santri An Nur Slawi. Pada tanggal 17 Agustus 2014 menjadi momen penting dan tidak terlupakan bagi tim marching band Madrasah Aliyah Nahdlatul Ulama Nurulhuda Kecamatan Cisurupan Kabupaten Garut Jawa Barat.

Madrasah yang dipimpin Musytasar PWNU Jawa Barat KH Nuh Ad-Dwami tersebut mendapat kehormatan untuk menjadi tim Pasukan pengibar Bendera (Paskibra) pada puncak acara peringatan HUT kemerdekaan RI ke-69 tingkat kecamatan Cisurupan.

Marching Band MA NU Nurulhuda Tampil di Upacara Kecamatan (Sumber Gambar : Nu Online)
Marching Band MA NU Nurulhuda Tampil di Upacara Kecamatan (Sumber Gambar : Nu Online)

Marching Band MA NU Nurulhuda Tampil di Upacara Kecamatan

Menurut salah seorang guru, Cecep Jaya Krama, segenap keluarga besar yayasan pondok pesantren Nurulhuda Cisurupan menyambut baik hal tersebut. Ia berharap hal itu dapat menjadi syiar NU di kalangan pelajar.

Santri An Nur Slawi

Ia menambahkan, grup marching band Nurulhuda yang baru terbentuk sekitar 8 bulan yang lalu pernah diundang oleh PC IPNU-IPPNU kabupaten Garut pada saat pembukaan Konfercab di Limbangan. Bahkan pada setiap event-event NU dan banom marching band Nurulhuda selalu tampil untuk memeriahkan kegiatan.

Pelatih marching band Nurulhuda, Aef mengatakan ini adalah buah dari kesungguh-sungguhan seluruh anggota tim sehingga dapat tampil pada event-event penting.

Santri An Nur Slawi

Dia berharap bahwa tim asuhannya semakin banyak jam terbang dan pengalaman agar penampilannya semakin baik. Pihak sekolah pun berharap bahwa dengan adanya marching band ini dapat menarik minat masyarakat untuk menyekolahkan anaknya di MA NU Nurulhuda sehingga diharapkan kader-kader Aswaja-NU semakin meningkat baik secara kuantitas terutama kualitas. (Red: Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Santri An Nur Slawi Pertandingan, Amalan, Nahdlatul Ulama Santri An Nur Slawi