Kamis, 08 Agustus 2013

KH Fajar Laksana: Obat Segala Penyakit Adalah Dzikir

Subang, Santri An Nur Slawi

Tingkat kesehatan masyarakat saat ini bisa dikatakan menurun, indikatornya adalah di usia 50 tahunan sudah banyak orang yang teridap berbagai penyakit seperti diabetes, stroke, kolesterol, dan lain sebagainya.

"Dulu orang tua usia 60-an masih segar bugar, sekarang usia 40-an saja udah ada yang kena gula (diabetes, red), kolesterol, trigesit, asam urat," kata KH Fajar Laksana saat mengisi tausiyah dalam kegiatan Milad Ke-11 Yayasan Daarul Ikhlash, Kalijati, Subang , Jawa Barat, Sabtu (13/2)

KH Fajar Laksana: Obat Segala Penyakit Adalah Dzikir (Sumber Gambar : Nu Online)
KH Fajar Laksana: Obat Segala Penyakit Adalah Dzikir (Sumber Gambar : Nu Online)

KH Fajar Laksana: Obat Segala Penyakit Adalah Dzikir

Selain menjaga pola makan yang baik, kata dia, agar kesehatan tubuh bisa terjaga adalah dengan selalu berdzikir, karena dengan berdzikir dapat menghidupkan jantung atau qalbun, dari jantung inilah darah akan mengalir dengan lancar.

Santri An Nur Slawi

Untuk menguatkan pendapatnya, Pengasuh Pesantren Al-Fath Sukabumi ini mengutip firman Allah dalam Surat Al-Anfal ayat 2, Arradu ayat 28, Azzumar ayat 22, Al-Anfal ayat 45, dan Ibrahim ayat 24-25 yang menerangkan tentang qalbun dan dzikir.

"Anatomi tubuh yang menyalurkan  darah ke seluruh tubuh adalah jantung, ketika darah tidak mengalir berarti ada yang tersumbat, ada yang kotor," tegas Ketua Lazisnu Sukabumi ini

Santri An Nur Slawi

Untuk menghidupkan jantung, tambahnya, Al-Quran memberikan solusi yaitu dengan berdzikir, dzikir tersebut di antaranya adalah dengan mengamalkan dzikir yang ada dalam tarekat.

"Ketika berdzikir, kotoran yang menghambat aliran darah ke jantung akan hancur sebagaimana ayat Alquran yang dibacakan tadi," ungkapnya

Untuk itu, ia berpesan kepada ratusan hadirin untuk selalu berdzikir kepada Allah, karena dengan berdzikir akan menguntungkan dan menyehatkan jiwa raga manusia. (Aiz Luthfi/Mahbib)Dari Nu Online: nu.or.id

Santri An Nur Slawi Daerah, Nasional, Ulama Santri An Nur Slawi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar