Jumat, 28 November 2014

Ini Kriteria Calon Pemimpin NU Menurut Waketum PBNU

Jakarta, Santri An Nur Slawi. Muktamar ke-33 NU di Jombang Jawa Timur, 1-5 Agustus nanti akan menetapkan Rais Aam dan Ketua Umum PBNU yang baru untuk masa khidmah 2015-2020. Wakil Ketua Umum PBNU H As’ad Said menyampaikan pendapatnya terkait kriteria calon pemimpin NU baik di posisi syuriyah maupun tanfidziyah.

Ini Kriteria Calon Pemimpin NU Menurut Waketum PBNU (Sumber Gambar : Nu Online)
Ini Kriteria Calon Pemimpin NU Menurut Waketum PBNU (Sumber Gambar : Nu Online)

Ini Kriteria Calon Pemimpin NU Menurut Waketum PBNU

Menurut As’ad, syuriyah NU diisi oleh para kiai dengan kriteria keulamaan tertentu yang mengacu pada keilmuan dan prilaku. “Syuriyah dititikberatkan pada keilmuan dan akhlak serta ahlul hikmah,” katanya kepada Santri An Nur Slawi di Jakarta, Kamis (28/5) malam.

Untuk calon pemimpin NU di posisi tanfidziyah, khususnya ketua umum, menurut As’ad dititikberatkan pada kemampuan managemen organisasi, networking, ketegasan, kreatifitas, dan mempunyai wawasan sosial, ekonomi, politik dan kebangsaan yang memadai.

Santri An Nur Slawi

“Ditambah satu lagi, ketua tanfidziyah harus bisa menjadi insipirasi kaum muda untuk membangun kemandirian,” kata As’ad.

Tidak disangkal bahwa ada krisis kepemimpinan di tubuh NU baik di lingkungan syuriyah maupun tanfidziyah. “Ini akibat tidak ada kaderisasi sejak 1972,” katanya.

Santri An Nur Slawi

Menurut penanggungjawab program kaderisasi PBNU itu, program kaderisasi formal penting digalakkan secara berkesinambungan untuk menyiapkan calon-calon pemimpin NU di berbagai tingkatan.

Kaderisasi formal mencakup detil-detil persoalan yang terkait dengan penguatan organisasi. “Sudah lama tidak ada kaderisasi formal, yang ada kadersasi alami, jadi terbatas pada persoalan ideologis,” pungkasnya. (A. Khoirul Anam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Santri An Nur Slawi IMNU, Pesantren, Ubudiyah Santri An Nur Slawi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar