Rabu, 26 Juli 2017

Kesenian Jaran Kepang Ramaikan Lebaran Ketupat

Karanganyar, Santri An Nur Slawi. Warga desa Mojo kecamatan Mojogedang kabupaten Karanganyar tampak berdesak-desakan memenuhi jalan desa dalam rangka merayakan lebaran ketupat, Sabtu (2/8). Mereka berkerumun menyaksikan atraksi tarian kuda lumping yang tengah kesurupan.

Menurut penuturan salah satu warga setempat Karni, kesenian jaran kepang boleh dibilang sudah menjadi kesenian khas yang dihadirkan pada saat lebaran ketupat seperti ini.

Kesenian Jaran Kepang Ramaikan Lebaran Ketupat (Sumber Gambar : Nu Online)
Kesenian Jaran Kepang Ramaikan Lebaran Ketupat (Sumber Gambar : Nu Online)

Kesenian Jaran Kepang Ramaikan Lebaran Ketupat

“Biasanya selain pada momen lebaran ketupat tarian kuda lumping juga dimainkan pada saat bersih desa,” kata Karni menerangkan waktu pagelaran kuda lumping kepada Santri An Nur Slawi, Sabtu (2/8).

Santri An Nur Slawi

Bagi warga di sini, lanjut Karni, kesenian jaran kepang adalah tontonan yang sudah membudaya. “Jadi kalau ada atau mendengar ada jaran kepang biasanya warga daerah lain juga ikut berbondong-bondong menyaksikannya, dan itu sudah menjadi tradisi sejak jaman dulu.”

Santri An Nur Slawi

Sementara di jalan desa tampak beberapa orang menari dengan menunggang jaran kepang. Satu dari mereka yang mengenakan topeng berputar-putar mengelilingi para penari. Semakin lama, musik khas Jawa yang awalnya terdengar mendayu-dayu berubah tempo semakin cepat.

Salah seorang di antaranya mengentakkan cambuk. Sejak itu pemakai topeng yang kesurupan tidak segan-segan mengejar penonton. (Ahmad Rosyidi/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Santri An Nur Slawi Cerita Santri An Nur Slawi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar