Menurut Wakil Sekretari LP Maarif NU Kudus Chudlori, harlah LP Maarif? yang jatuh pada 19 September selalu diperingati setiap tahun dengan ragam kegiatan. Namun, tahun ini, kegiatan yang diikuti seluruh dewan guru dan pelajar tingkat MI/SD, MTs/SMP, dan MA/SMA NU ini dilaksanakan secara sederhana dengan upacara bendera dan tahlil bersama.
| Madrasah NU Se-Kudus Serentak Peringati Harlah Ke-85 LP Maarif (Sumber Gambar : Nu Online) |
Madrasah NU Se-Kudus Serentak Peringati Harlah Ke-85 LP Maarif
"Biasanya peringatan harlah dilaksanakan tepat hari dan tanggal kelahirannya, namun karena 19 September hari Jumat yang semua madrasah libur sehingga pelaksanaannya diajukan hari Sabtu," terangnya pada Santri An Nur Slawi, Sabtu (20/9).Santri An Nur Slawi
Ia mengatakan peringatan harlah ini bertujuan untuk mengingat sejarah kelahiran Maarif yang menjadi pilar perjuangan NU di bidang pendidikan dan mengenang sekaligus mendoakan para pejuang pendidikan NU dalam mencerdaskan generasi bangsa."Makanya, usai upacara bendera diintruksikan melakukan acara tahlil bersama yang diikuti semua siswa dan guru untuk arwah para pejuang Nahdlatul Ulama yang telah mendahului kita," ujar Chudlori.
Santri An Nur Slawi
Dari pantauan Santri An Nur Slawi, upacara harlah yang bertema memperkuat ukhuwah pelajar yang berkarakter Ahlussunah wal Jamaah ini berlangsung penuh keserasian nan khidmat. Seperti halnya upacara biasa, rangkaian acaranya berisi pengibaran bendera merah putih, dan Maarif, pembacaan Pancasila dan amanat pembina upacara yang diisi pembacaan sambutan tertulis dari ketua LP Maarif NU Kudus. (Qomarul Adib/Mahbib)Dari Nu Online: nu.or.id
Santri An Nur Slawi Bahtsul Masail, Ubudiyah, Daerah Santri An Nur Slawi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar