Film tersebut menceritakan keakraban anak-anak tanpa ada batasan etnis dan agama. Mereka sama-sama anak-anak manusia ciptaan Allah yang mesti hidup berdampingan secara damai. Saling bekerja sama. Bermain bersama. Makan bersama.
| Ekspedisi Islam Nusantara Bikin Film Dokumenter Anak Merauke (Sumber Gambar : Nu Online) |
Ekspedisi Islam Nusantara Bikin Film Dokumenter Anak Merauke
Pembuatan film tersebut didukung sepenuhnya oleh Lurah Kelurahan Samkai, Kecamatan Merauke, Kabupaten Merauke Romanus Kande Kahol.Menurut dia, di desanya yang berada di tepi pantai laut Arafura tersebut ditempati berbagai macamt etnis mulai suku asli Meraukue yaitu Marin, ada Bugis, Jawa, Asmat, Tanimbar, dan lai-lain. Dengan etnis yang beragam, agama juga beragam. Tapi mereka selama ini hidup damai berdampingan.
Santri An Nur Slawi
Begitu pula di tingkat anak-anak. Mereka yang berbeda bisa berbaur bersama di sekolah, di pantai dan dalam permainan.Santri An Nur Slawi
Setelah menyelesaikan penjelajahan di pulau Sumatera, Rabu (18/5), Ekspedisi Islam Nusantara bertolak ke Merauke. Ada beberapa agenda di kabupaten paling timur ini yaitu memperingati hari kebangkitan Nasional, turut pawai obor dengan pemuda Merauke, ikut apel kebhinekaan lintas iman, berkunjung ke sekolah dan pesantren dan masjid. (Abdullah Alawi)Dari Nu Online: nu.or.id
Santri An Nur Slawi Bahtsul Masail, Olahraga, Halaqoh Santri An Nur Slawi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar