Sabtu, 09 Desember 2017

Mahasiswa Instika Raih Juara Menulis Cerpen Nasional di UIN Sunan Ampel

Sumenep, Santri An Nur Slawi - Mahasiswa Institut Ilmu Keislaman Annuqayah (Instika) Ahmad Falhan Afifi meraih juara lomba cerpen nasional peringkat ketiga dengan tema Teka-Teki Silang dalam Festival Jurnalistik LPM Solidaritas UINSA, Kamis (4/5). Ia telah mengasah kemampuan menulisnya sejak sekolah di madrasah aliyah.

"Saya belajar menulis mulai sejak duduk di sekolah MA I Annuqayah. Masuk kampus Instika saya juga aktif di LPM Fajar. Tapi, selama saya aktif di LPM, saya masih belum punya keberanian mengikuti lomba, apalagi even skala nasional," kata mahasiswa semister akhir Fakultas Ekonomi Islam, Ahmad Falhan Afifi.

Mahasiswa Instika Raih Juara Menulis Cerpen Nasional di UIN Sunan Ampel (Sumber Gambar : Nu Online)
Mahasiswa Instika Raih Juara Menulis Cerpen Nasional di UIN Sunan Ampel (Sumber Gambar : Nu Online)

Mahasiswa Instika Raih Juara Menulis Cerpen Nasional di UIN Sunan Ampel

Upaya yang ditempuhnya, menurut Ahmad Falhan, adalah berdoa kepada Allah dan terus berusaha menjadi yang terbaik dari yang terbaik.

Santri An Nur Slawi

Menurutnya, yang memicu semangatnya mengikuti lomba even nasional adalah itikad meningkatkan akreditasi Fakultas Ekonomi Islam kampusnya. Hal ini mendorongnya untuk mengikuti even lomba skala nasional.

"Meskipun tema kali ini tidak ada kaitannya dengan Fakultas Ekonomi Islam, tapi saya yakin dengan prestasi yang saya torehkan mendapat juara tiga, insya Allah bisa menjadi inspirasi mahasiswa Fakultas Ekonomi Islam di bidang tulis-menulis.”

Ahmad Falham Afifi berpesan, Annuqayah adalah buminya penulis. Jadi, ungkapkan apa yang harus diungkapkan mahasiswa demi mendapatkan apa yang diinginkan adalah salah satunya menulis.

Santri An Nur Slawi

"Intinya menulis. Karena event-event tersebut menanti mahasiswa Instika secara umum," tegas Ahmad Falhan Afifi.

Menurut Warek I Instika Maimun Syamsuddin, prestasi karya tulis baik fiksi atau nonfiksi adalah tradisi Instika dari tahun ke tahun, sebagaimana lomba kebahasaan asing.

"Setiap event perlombaan, kami ikut sertakan mahasiswa untuk ikut berpartisipasi. Itu dilakukan untuk pengembangan intelektual dan membuktikan daya saing Instika di level nasional," kata Maimun Syamsuddin.

Ia berharap para mahasiswanya terus meningkatkan prestasi. Ia menyatakan, pihaknya juga terus melakukan pembinaan dan kaderisasi secara berjenjang. (Zainal Arifin/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Santri An Nur Slawi Halaqoh, Aswaja Santri An Nur Slawi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar