"Kami juga menghormati sikap Pemerintah yang menerima keputusan paripurna DPR. Kita memang harus menghargai sikap mayoritas anggota DPR yang memilih opsi menunda kenaikan harga BBM," ungkap Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj di Jakarta, Rabu (4/4).
| NU Dorong Pemerintah Tingkatkan Efisiensi Anggaran (Sumber Gambar : Nu Online) |
NU Dorong Pemerintah Tingkatkan Efisiensi Anggaran
Opsi kedua dipilih oleh mayoritas anggota DPR dalam rapat paripurna pengesahan APBN-P 2012, yang mana pemerintah diberikan wewenang melakukan penyesuaian harga BBM apabila harga minyak dunia mengalami kenaikan lebih dari 15% dalam kurun waktu 6 bulan ke depan.Santri An Nur Slawi
"Dalam enam bulan ke depan kalau Pemerintah mau melakukan efisiensi sana-sini, sesuai apa yang dikatakan ahli perminyakan Pak Kurtubi, Pemerintah masih bisa mengatasi kenaikan harga minyak dunia. Insya Allah BBM memang tidak perlu dinaikkan," tegas Kiai Said.Meski demikian apabila harga minyak dunia terus melambung dan kondisi keuangan Negara terancam, Kiai Said juga meminta semua pihak bisa menerima. Dia meyakini tidak satupun pemerintahanpun yang menginginkan kenaikan harga BBM. "Saya yakin tidak seorangpun mau harga BBM naik, termasuk Presiden. Tapi kalau kondisinya mendesak dan keuangan negara terancam, kita harus bisa menerimanya," tuntasnya.
Santri An Nur Slawi
Penulis: Emha Nabil HaroenDari Nu Online: nu.or.id
Santri An Nur Slawi Amalan, Bahtsul Masail Santri An Nur Slawi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar