Rabu, 06 Desember 2017

LDK, Latih Santri Jadi Pemimpin

Jepara, Santri An Nur Slawi. Pesantren Roudlotul Mubtadiin Balekambang Desa Gemiring Lor, Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, mengadakan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK), Kamis-Jumat (14-15/11).

Selama dua hari santri diberi materi kepemimpinan, keorganisasian, problem solving dan kedisiplinan. Pemateri yang turut mengisi, antara lain, M Muftil Umam (mantan Ketua IPNU Jepara), Sahil Sujak (Aktivis NU), H Hisyam Zamroni (Kepala KUA Karimunjawa) dan I Nyoman Garma (Kapolsek Nalumsari).

LDK, Latih Santri Jadi Pemimpin (Sumber Gambar : Nu Online)
LDK, Latih Santri Jadi Pemimpin (Sumber Gambar : Nu Online)

LDK, Latih Santri Jadi Pemimpin

Kegiatan yang diikuti 102 santri dari MTs, Salafiyah, MA dan SMK itu bertujuan untuk melatih santri menjadi seorang pemimpin. Hal itu sebagaimana dikemukakan pengasuh KH Makmun Abdullah Hadziq yang diwakili penanggung jawab kegiatan, Yahya Irsyadi, S.Pd.I.  

Santri An Nur Slawi

“Tujuan dilaksanakannya kegiatan ini untuk melatih santri menjadi seorang pemimpin. 30 tahun yang akan datang santri yang kini masih duduk di bangku Tsanawiyah maupun Aliyah yang akan menggantikan estafet kepemimpinan bangsa ini,” jabarnya, Jumat (15/11).

Santri An Nur Slawi

Nasrullah selaku ketua OSIS didampingi ketua panitia, Andi Kristiawan menyampaikan kegiatan untuk memberi pengetahuan dasar kepemimpinan. Disamping itu senada dengan Yahya merupakan bekal bagi untuk menjadi pemimpin kelak.

 

Ditanya soal pemimpin Nasrul pun angkat bicara. Menurutnya pemimpin ialah sosok yang bisa merubah pribadinya sendiri sebelum merubah orang lain. Pemimpin bebernya juga harus bisa menjadi contoh yang baik bagi anak buahnya. “Pemimpin juga harus luas wawasannya,” tambah santri kelas XII SMK, TAV.  

Karenanya, diakhir kepengurusannya ia berharap ketua OSIS periode berikutnya lebih bertanggung jawab. “Ketua OSIS depan harapan kami selain tugasnya sebagai santri yakni belajar juga menjadi panutan santri yang lain,” harapnya.

Disamping itu, ditambahkannya OSIS juga harus ikut andil dalam kegiatan pondok agar sinkron. Setidaknya selama setahun kepengurusannya, beberapa program yang telah dijalankan semisal peringatan Hardiknas, pentas seni Muwaddaah, peringatan Idul Adha, Jalan sehat dan Classmeeting.

Rencananya, pemilihan OSIS yang akan dijadwalkan pekan depan, pihaknya akan meminjam bilik suara dari KPU Jepara. Proses pemilihan ketua baru masing-masing unit dilakukan serentak. Setidaknya ada sebanyak 2000 santri yang turut memeriahkan pesta demokrasi santri di pesantren tersebut. (Syaiful Mustaqim/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Santri An Nur Slawi Amalan, Warta Santri An Nur Slawi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar