Kamis, 19 Oktober 2017

Kempek Mendadak Jadi Pasar

Cirebon, Santri An Nur Slawi. Perhelatan akbar Munas Alim Ulama dan Konbes NU 2012 berpengaruh banyak terhadap kondisi Kota Cirebon. Salah satu dampak yang menonjol adalah keramaian massa di sekeliling lokasi acara, Kompleks Pondok Pesantren Kempek, Palimanan, Cirebon. Kampung halaman Ketua Umum PBNU ini mendadak seperti pasar.

 

Kempek Mendadak Jadi Pasar (Sumber Gambar : Nu Online)
Kempek Mendadak Jadi Pasar (Sumber Gambar : Nu Online)

Kempek Mendadak Jadi Pasar

Dari pantauan Santri An Nur Slawi, ratusan lapak dibuka di hampir sepanjang jalanan menuju pesantren. Selain di area bazar yang disediakan panitia, para pedagang tampak pula berjajar mendekati panggung kesenian. Jumlah terus bertambah hingga hari ini sejak Kamis (13/9).

 

Para pedagang yang datang dari dalam dan luar Cirebon ini menjajakan aneka barang dagangan, seperti alat elektronik, buku, mainan, buah-buahan, pakaian, makanan, dan pernak-pernik lain bernuansa NU dan Cirebon. Penawaran jasa, seperti perjalanan Umrah dan Haji juga tampak di pinggir jalan.

Santri An Nur Slawi

 

Sebuah pasar rakyat juga digelar tak jauh dari lokasi pembukaan Munas, 15-16 September, di Alun-alun Palimanan, Cirebon. Pasar yang diisi dengan bazar, musik, permainan, dan tausyiyah ini di antaranya menawarkan sembako murah.

 

Salah satu penjual Husni, Jumat (14/9), mengaku agak telat membuka lapak dibanding rekan-rekan lain. Ia datang dari sebuah perguruan tinggi di Babakan, Cirebon. “Saya datang baru hari ini. Yang lain udah kemarin-kemarin,” katanya.

Santri An Nur Slawi

 

Di samping dari sejumlah lembaga pendidikan dan pesantren, pedagang juga berasal dari Pasar Binaan Lembaga Ekonomi Thoriqoh (Lekthor) dan masyarakat umum.

 

Redaktur: Mukafi Niam

Penulis   : Mahbib Khoiron

 

 

 

 

Dari Nu Online: nu.or.id

Santri An Nur Slawi IMNU, Khutbah Santri An Nur Slawi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar