Perwakilan umat beragama tersebut di antaranya Doni Hadi Santoso (Budha), Pinandita Bagyo Hadi (Hindu), A Helmi Sakdillah (Islam), Romo (Katholik), Pdt Anthon Karundeng, STh (Kristen) dan Js Tjhie Sian Gie SPd (Konghuchu).
| Ketua NU Solo: Hormati Hak Beragama (Sumber Gambar : Nu Online) |
Ketua NU Solo: Hormati Hak Beragama
Keenam perwakilan kepercayaan agama memanjatkan doa sesuai agama dan kepercayaan mereka masing-masing. Ditemui seusai pembacaan doa, tokoh umat Konghuchu, Js Tjhie Sian Gie berharap, agar pada tahun baru ini persatuan dan kesatuan antar umat beragama maupun etnik dan suku makin erat.Santri An Nur Slawi
“Kami berharap di tahun baru ini persatuan dan kesatuan antar etnik, suku, budaya dan agama makin erat terjaga dan tidak mudah terpancing dengan isu-isu yang mengakibatkan perpecahan,” ungkapnya.Santri An Nur Slawi
Sementara itu Ketua PCNU Solo A Helmi Sakdillah, saat dikonfirmasi Santri An Nur Slawi mengenai keikutsertaannya pada acara tersebut, Selasa (26/2) sore menjelaskan, kehadirannya merupakan sebuah bentuk toleransi dalam beragama.“Yang penting kita saling menghormati keyakinan masing-masing. Soal ubudiyyah kita tetap pegang prinsip. Sedangkan persoalan muamalah kita sah-sah saja berhubungan dengan umat Agama lain,” papar Helmi.
“Seperti halnya, ketika kita tinggal di sebuah perumahan yang majemuk warganya. Ada yang Islam, Kristen, Hindu. Maka kita semestinya tetap menjalin hubungan baik dengan mereka semua. Persoalan agama mereka lain, itu hak mereka,” pungkasnya.
Redaktur : A. Khoirul Anam
Kontributor: Ajie Najmuddin
Dari Nu Online: nu.or.id
Santri An Nur Slawi Nasional, Hikmah Santri An Nur Slawi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar