| Ulama Lebanon Pun Ngaji Kitab Ulama Nusantara (Sumber Gambar : Nu Online) |
Ulama Lebanon Pun Ngaji Kitab Ulama Nusantara
Syaikh Khalil ad-Dabbagh, ulama asal lebanon itu, membawa sedikitnya tiga kitab karangan ulama Nusantara, antara lain, at-Tanbihat al-Wajibat karya pendiri NU, Hadaratus Syaikh Hasyim Asy’ari, Sirajuth Thalibin (Syaikh Muhammad Ihsan Jampes dari Kediri), dan Qathrul Ghaits (Syaikh Imam Nawawi dari Banten).Dosen Universitas Global Lebanon ini menjelaskan konsep tauhid menurut paham ahlus sunnah wal jamaah (Aswaja). Allah, katanya, bersifat suci dari seluruh kriteria kemakhlukan, seperti bentuk dan arah sebagaimana pandangan mutajassim (antropomorfis).
Santri An Nur Slawi
”Allah tidak dapat dikonseptualisasikan atau dibayangkan. Lantas, kenapa kita menengadah ke atas saat berdoa? Itu bukan karena Allah bertempat di atas, melainkan langit merupakan kiblat untuk doa. Kita dapat temukan keterangan tersebut dari kitab ini,” kata Syaikh Khalil dalam bahasa Arab sambil memperlihatkan kitab Sirajuth Thalibin.Santri An Nur Slawi
Menurut dia, pandangan ini ditemukan dasarnya pada ayat suci al-Qur’an yang mengatakan bahwa tak ada satupun yang menyerupai Allah. Dia mahasempurna dalam segala hal, tidak membutuhkan apapun atau siapapun.Syaikh Khalil menambahkan, sebagaimana manusia, arah dan bentuk juga termasuk makhluk Allah. Tuhan terlalu luas untuk digambarkan oleh indra dan pikiran manusia yang terbatas. ”Dan kita tidak akan dapat mengetahui hakikat Allah,” ujarnya.
Penulis: Mahbib Khoiron
Dari Nu Online: nu.or.id
Santri An Nur Slawi Khutbah, Pahlawan, Ubudiyah Santri An Nur Slawi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar