Selasa, 23 Januari 2018

Diskusi soal MEA Isi Konfercab IPNU Jakarta Utara

Jakarta, Santri An Nur Slawi. Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kota Administrasi Jakarta Utara melaksanakan konferensi cabang (Konfercab), Selasa (16/12), di Aula Yayasan Darul Ma’arif IKAMA Jakarta Utara.

Sebelum konferensi dimulai, panitia pelaksana juga menggelar dialog interaktif pelajar dengan tema “Mencetak Generasi Pelajar yang Progresif, Kompetitif dan Partisipatif dalam Rangka Menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) 2015”. Hadir dalam acara ini anggota DPRD DKI Jakarta Hj. Neneng Hasanah, dan Ketua DPD II KNPI Jakarta Utara Nur Hasanuddin.

Diskusi soal MEA Isi Konfercab IPNU Jakarta Utara (Sumber Gambar : Nu Online)
Diskusi soal MEA Isi Konfercab IPNU Jakarta Utara (Sumber Gambar : Nu Online)

Diskusi soal MEA Isi Konfercab IPNU Jakarta Utara

Fathurohman sebagai ketua pelaksana mengaku  sengaja memasukkan tema yang yang santer dicarakan belakangan ini guna memberikan pemahaman kepada pelajar agar mengetahui apa itu MEA, seperti apa tantangannya, dan adakah peluangnya. Karena MEA akan diberlakukan awal tahun 2015 ini.

Santri An Nur Slawi

Sementara dalam konferensi tersebut, Fauzan Adzima terpilih menjadi ketua baru PC IPNU Jakarta Utara masa khidmah 2014-2016 menggantikan Achmad Syauqi. Fauzan, kader IPNU asal Madura yang sebelumnya menjadi sekretaris IPNU Jakut itu, dalam visi-misinya berjanji akan meneruskan estafet perjuangan IPNU serta memperluas jaringan dan kaderisasi di tingkat sekolah-sekolah.

Santri An Nur Slawi

Dalam bahasa yang sederhana, Fauzan mengatakan ingin “memasyarakatkan IPNU dan meng-IPNU-kan masyarakat”. Menurutnya, keberadaan IPNU Jakarta Utara yang kurang banyak dikenal di kalangan masyarakat NU sendiri akan dimaksimalkan perannya dengan terus melakukan pendekatan kepada masyarakat dan toko-tokoh NU. Hal ini penting dilakukan agar IPNU Jakut menjadi bagian dari masyarakat di tengah tantangan ideologi transnasional. (Yudhi permana/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Santri An Nur Slawi Santri, Habib Santri An Nur Slawi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar