Menurut Ketua IPPNU Pabedilan Sri Mahmudah, kegiatan seminar ini membahas perempuan khususnya haid, nifas, dan seluruh permasalahannya. Kajian ini menghadirkan narasumber Ustadz Harun Purhadi, alumni Pesantren Lirboyo.
| Pelajar NU Pabedilan Ngaji Fiqih Seputar Haid (Sumber Gambar : Nu Online) |
Pelajar NU Pabedilan Ngaji Fiqih Seputar Haid
"Intinya menuju perempuan salehah. Minimalnya tahu dan mengerti seluk-beluk haid. Tentang haid ini menurutku sangat penting juga dikaji baik oleh perempuan maupun laki-laki. Karena perempuan dan laki-laki sudah seharusnya mengerti persoalan haid dan permasalahannya,” jelas Mudah.Sedangkan Ketua IPNU Pabedilan Ahmad Fahrurrijal mengatakan, kegiatan ini penting karena banyak para kader yang membutuhkan pengetahuan seputar haid dan thaharah agar lebih mantap dalam menjalankan ibadah sehari-hari. Untuk laki-laki, agar kelak setelah berumah tangga paham tentang haid dan dapat menuntun istrinya.
Santri An Nur Slawi
“Alhamdulillah acara kami disambut dengan baik oleh kader. Setelah seminar acara kami lanjut dengan tadarus Al-Qur’an sambil ngabuburit dan buka bersama. Malamnya setelah Tarawih, kami isi dengan rapat koordinasi dengan seluruh ranting dan komisariat yang ada di Kecamatan Pabedilan,” jelas Rijal kepada Santri An Nur Slawi.Santri An Nur Slawi
Kegiatan ini mendapat apresiasi dari IPNU-IPPNU Kabupaten Cirebon. Ketua IPNU Cirebon Ayub Al-Ansori dan Ketua IPPNU Cirebon Nur Aida Fajriyanti berharap ke depan seluruh anak cabang Pelajar NU selain gencar kaderisasi formal juga penting untuk memerhatikan keilmuan para pelajar baik dalam bentuk seminar, diskusi, maupun pelatihan. (Nurjannah Al-Kendali/Alhafiz K)Dari Nu Online: nu.or.id
Santri An Nur Slawi Lomba, Hikmah Santri An Nur Slawi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar