Selasa, 23 Januari 2018

Mahfudz MD: Aneh, Indonesia Kaya Tapi Rakyatnya Miskin

Jember, Santri An Nur Slawi. Pertumbuhan ekonomi Indonesia dewasa ini sedang melaju kencang. Potensi sumberdaya alamnya ? juga tak diragukan. Di level Asia, posisi ekonomi Indonesia, sangat bagus. Bahkan pada tahun 2030, kekuatan ekonomi Indonesia diperkirakan bertengger di posisi keenam atau ketujuh dunia.

Namun aneh, tapi jumlah orang miskin masih puluhan juta. Demikian dikemukakan Prof. DR. Mahfudz MD saat memberikan pengarahan dalam acara “Halal Bi Halal dan Silaturrahim Warga Nahdliyyin-Nahdliyyat se-eks Karesidenan Besuki“ di Pesantren Nuris, Antirogo, Jember, Rabu (14/8).?

Mahfudz MD: Aneh, Indonesia Kaya Tapi Rakyatnya Miskin (Sumber Gambar : Nu Online)
Mahfudz MD: Aneh, Indonesia Kaya Tapi Rakyatnya Miskin (Sumber Gambar : Nu Online)

Mahfudz MD: Aneh, Indonesia Kaya Tapi Rakyatnya Miskin

Menurut Mahfudz, kekayaan alam yang melimpah tidak menjamin penghuninya makmur dan berkecukupan. Makmur atau tidaknya penduduk suatu negara, tergantung pada pengelola negara itu sendiri. Begitu juga dengan Indonesia. Negara yang begitu kaya raya, tapi orang miskin berkeliaran di mana-mana. “Apa penyebabnya? Ini terletak ? pada kepemimpinan yang tidak beres,” tukasnya.

Santri An Nur Slawi

Mantan Ketua MK itu menambahkan, baiknya tidaknya suatu negara sangat bergantung pada orang yang mengelola negara itu sendiri, yakni para pemimpinnya. Jika mengelola negara ? tidak becus, maka potensi ekonomi yang ada tidak akan bermanfaat banyak bagi rakyatnya, kemakmuran tidak merata, keadilan jomplang dan sebagainya.

“Kenapa? Karena kekayaan negara dikorupsi. Negara ini sudah hancur. Korupsi besar-besaran terjadi di mana-mana. Tadi malam saja (kemarin: red) Kepala ? SKK Migas sudah tertangkap tangan oleh penyidik KPK,” ungkapnya.

Santri An Nur Slawi

Selain Mahfudz MD, Halal Bi halal tersebut juga dihadiri oleh KH. Hasyim Muzadi, Menakertrans RI, Muhaimin Iskandar, para kiai se-wilayah tapal kuda dan sekitar 3000 hadirin.

Redaktur ? ? : A. Khoirul Anam

Kontributor: Aryudi A. Razak

Dari Nu Online: nu.or.id

Santri An Nur Slawi Tegal, Olahraga, Pesantren Santri An Nur Slawi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar