Kamis, 25 Januari 2018

FKCA Gandeng Mulimat NU Sulsel Adakan Bimtek Pendidikan Al-Qur’an

Tana Toraja, Santri An Nur Slawi. Forum Cinta Kajian Al-Quran (FKCA) Sulawesi Selatan dan Pimpinan Wilayah Muslimat NU Sulsel bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan mengadakan Bimbingan Teknis Pendidikan Al-Quran, Rabu (20/7) di Aula Masjid Raya Makale Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan.

Bimtek ini dikemas dalam bentuk Training of Trainer (ToT) Pemahaman Makna Al-Quran yang dihadiri 300 orang terdiri dari pengurus majelis taklim, guru ngaji, penyuluh Agama dan imam masjid yang berasal dari Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara, hadir juga Ketua PC Muslimat Tana Toraja, Hj Nurjannah.

FKCA Gandeng Mulimat NU Sulsel Adakan Bimtek Pendidikan Al-Qur’an (Sumber Gambar : Nu Online)
FKCA Gandeng Mulimat NU Sulsel Adakan Bimtek Pendidikan Al-Qur’an (Sumber Gambar : Nu Online)

FKCA Gandeng Mulimat NU Sulsel Adakan Bimtek Pendidikan Al-Qur’an

Ketua ? PCNU Kabupaten Tana Toraja H Ahmad Toago dalam sambutannya menjelaskan bahwa setiap umat Islam wajib mencintai Al-Quran, adapun salah satu bukti cinta kita kepada Al-Quran yaitu dengan mengamalkannya.

"Selaku Ketua NU Tana Toraja, mengucapkan rasa syukur kepada Majdah Agus Arifin Numang, selaku Ketua Dewan Pembina FKCA Sulsel, Ketua PW Muslimat NU Sulsel dan Rektor Universitas Islam Makassar yang telah meluangkan waktu, demi pengembangan nilai-nilai Al-Quran di Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara," tambahnya.

Santri An Nur Slawi

Ketua Dewan Pembina FKCA Sulawesi Selatan Majdah MZ Agus Arifin Numang dalam sambutannya, FKCA Sulsel dan Muslimat NU Sulsel tentunya memiliki niat besar, selain memberantas buta baca tulis Al-Quran, juga ingin membumikan pemahaman tentang makna Al-Quran.

"Tentunya dengan memahami makna Al-Quran, dengan sendirinya setiap amalan dan perilaku umat Islam akan mencerminkan perilaku yang Islami dan umat Islam tentunya akan menjadi rahmatan lil alamin, rahmat untuk seluruh alam," ujar Majdah.

Bahkan ketika Al-Quran hanya dijadikan sebagai bacaan, ibaratnya kita hanya mampu menyentuh kulit Al-Quran, tetapi ketika kita memahami makna, mengamalkan, dan menyebarkan nilai-nilainya, dengan sendirinya kita mampu menyelami isi keseluruhan dari Al-Quran itu sendiri.

“Disisi lain membaca dan menghafal Al-Quran, tentunya memiliki faedah tersendiri, namun ketika kita mampu membaca, menghafal, dan mengamalkan, tentunya hal ini jauh lebih baik,” tambah Majdah yang juga membuka Bimtek Al-Qur’an ini. (Andy Muhammad Idris/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Santri An Nur Slawi

Santri An Nur Slawi Berita, Pertandingan Santri An Nur Slawi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar