Seniman kelahiran 19 Juni 1966 ini dikenal sebagai seorang dalang wayang suket, sebuah kesenian yang menggunakan dengan media suket (rumput). Ketertarikannya pada wayang tumbuh sejak belajar di sebuah pesantren di Lebaksiu, Tegal.
| Dalang Wayang Suket Slamet Gundono Berpulang (Sumber Gambar : Nu Online) |
Dalang Wayang Suket Slamet Gundono Berpulang
Slamet meninggal setelah lebih dari seminggu dirawat di Rumah Sakit Yarsis Solo dan mengalami kondisi kritis.Santri An Nur Slawi
Pengasuh Pesantren Al-Muayyad Windan KH Dian Nafi’ mengatakan, Ki Slamet Gundono ini merupakan seorang warga NU yang taat.Santri An Nur Slawi
”Dia karib Gus Mus, dosen ISI (Institut Seni Indonesia) dan dalang wayang suket. Semoga diampuni, dilipatgandakan pahala kebaikannya, dianugerahi khusnul khatimah dan semua keluarga yang ditinggalkan? dapat melanjutkan cita-cita almarhum. amin,”? tuturnya. Lahu al-fatihah. (Ajie Najmuddin/Mahbib)Dari Nu Online: nu.or.id
Santri An Nur Slawi Bahtsul Masail, Sejarah, Budaya Santri An Nur Slawi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar