Hal itu disampaikan Wakil Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat (PP) Pagar Nusa Munif Sulaiman dalam acara wisuda khataman yang digelar Pagar Nusa Bojonegoro kepada 1.433 pendekar dari 17 kecamatan.?
| Pagar Nusa Bojonegoro Jadi Percontohan Nasional (Sumber Gambar : Nu Online) |
Pagar Nusa Bojonegoro Jadi Percontohan Nasional
Munif mengaku, kedatangannya ke Bojonegoro dalam rangka turun ke bawah membangun silaturahmi. "Khususnya Bojonegoro, salah satu cabang pelopor," terangnya.Santri An Nur Slawi
Menurut Munif, Pagar Nusa Bojonegoro menjadi inspirasi bagi tolok ukur pimpinan pusat tentang kualitas Pagar Nusa. Hal ini akan disosialisasikan ke cabang-cabang lainnya yang masih membutuhkan pembinaan, seperti yang ada di kabupaten/kota di wilayah Indonesia Timur, Kalimantan dan Sumatera.Santri An Nur Slawi
"Termasuk wisuda dan pengesahan warga seperti ini, mungkin di tempat lain belum pernah dilakukan," sambungnya.Dijelaskan, Pagar Nusa merupakan organisasi yang melakukan pendidikan bela diri untuk kepentingan penguatan NU dan bangsa. Hal ini seperti tersirat dalam akronim Pagar Nusa, pagar NU dan bangsa. Untuk itu, dalam diri pendekar Pagar Nusa selalu ditanamkan nilai-nilai Pancasila.
Badan otonom NU ini memiliki andil dalam mengokohkan dasar keindonesiaan baik secara internal maupun eksternal. Jadi, kata Munif, siapapun yang mengganggu Pancasila dan undang-undang dasar di Indonesia akan berhadapan dengan Pagar Nusa.
Ditambahkan, menyikapi maraknya anarkisme yang melibatkan anggota sejumlah perguruan silat, Pimpinan Pusat Pagar Nusa mengimbau setiap pimpinan untuk selalu mengontrol penuh para pendekarnya. Pasalnya, Pagar Nusar ada di lingkungan santri dan di bawah naungan kyai. (M. Yazid/Mahbib)
?
Foto: salah satu atraksi berbahaya para pendekar Pagar Nusa Bojonegoro
Dari Nu Online: nu.or.id
Santri An Nur Slawi Ulama, Nusantara Santri An Nur Slawi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar